Makanan khas Wonosobo banyak diburu oleh wisatawan mulai dari makanan khas utama hingga oleh-oleh khas Wonosobo. Jika kita datang ke Wonosobo sangat kurang apabila belum menikmati beberapa makanan khas Wonosobo. Bagi anda yang datang ke Wonosobo misalnya Dieng maka akan kurang jika belum mencicipi makanan khas Dieng ini.

Tempat wisata di Wonosobo memang terkenal oleh wisatawan baik dari Indonesia bahkan sampai luar negeri, tak sedikit pengunjung yang datang ke tempat wisata ini, terutama kawasan yang paling terkenal adalah kawasan wisata Dieng, Dieng merupakan sebuah dataran tinggi paling cantik di Jawa Tengah dengan peninggalan dan kebudayaan yang berbeda dari daerah lainnya.

Apalagi pada saat acara tahunan yang diadakan di Dieng yaitu Dieng Culture Festival. Dimana semua orang ingin mengunjunginya, dimana dalam acara tersebut terdapat beberapa ritual. Dan acara penting yang diadakan di kawasan Wisata Dieng. Salah satunya cukur rambut gembel atau masyarakat sering menyebutnya dengan acara ruwatan. Saat acara tersebut Dieng dikunjungi oleh jutaan orang untuk menikmati acara tersebut. Acara ruwat rambut gembel juga dimeriahkan dengan acara Jazz diatas awan. Pertunjukan panggung menarik dan pesta pelepasan 1000 lampion.

Makanan Khas Wonosobo Menjadi Wisata Kuliner Dambaan Wisatawan

Setelah anda menikmati acara tersebut jangan lupa untuk menikmati aneka wisata kuliner yang ada di Wonosobo. Ada beberapa makanan khas Wonosobo yang hanya ada di Wonosobo saja.

Mulai dari makanan berat hingga oleh oleh khas Wonosobo yang bisa anda bawa pulang untuk keluarga tercinta. Berikut beberapa makanan khas Wonosobo.

1. Mie Ongklok

mie ongklok makanan khas Wonosobo

Namanya Mie ongklok, merupakan makanan khas Wonosobo yang menjadi ikon utama kota Wonosobo. Mie ongklok dibuat dari mie, kubis, kol, daun kucai dicampur dengan kuah kacang kental berkanji yang biasa disebut dengan loh.

Makanan Mie ongklok ini biasa disajikan dengan sate kambing dan juga tempe kemul khas Wonosobo. Pertama kali kita melihat mie ongklok akan bertanya-tanya dan penasaran bagaimana rasanya. Dan ternyata setelah kita menikmatinya maka akan ketagihan.

Ada beberapa warung mie ongklok di Wonosobo yang ramai dikunjungi oleh wisatawan terutama pada saat hari libur. Namun ada beberapa warung atau kios yang cukup populer dan selalu ramai akan kehadiran wisatawan.

Sampai tulisan ini dimuat, terhitung ada lebih dari 10 rumah makan Mie Ongklong Wonosobo yang bisa dikunjungi. Anda bisa memilih mana saja kios yang menjajakan kuliner khas Wonosobo enak ini.

Namun jika anda bingung dalam mencari warung Mie Ongklong, anda bisa berkunjung ke salah satu dibawah ini. Berikut beberapa letak warung Mie Ongklong di Wonosobo yang bisa anda coba.

  • Jalan T. Jogonegoro Jl. A. Yani No.1, Tosari, Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.
  • Longkrang, Jl. Pasukan Ronggolawe No.14, Wonosobo Timur, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Provnsi Jawa Tengah.
  • Jalan Masjid No.11 RT. 01 RW. 14 Kauman Utara, Wonosobo Timur, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Ketiga alamat tersebut adalah, lokasi Mie ongklok yang paling banyak dikunjungi jika dilihat dari Google Maps. Soal rasa tentu sama-sama memiliki ciri khas tersendiri.

Jika anda datang ke Wonosobo belum menikmati masakan khas Wonosobo ini maka belum lengkap wisata anda ke Wonosobo.

2. Carica

manisan carica

 

Carica merupakan buah khas Dieng Wonosobo dan hanya tumbuh di Dieng. Hal ini memang terdengar aneh namun hal itu benar adanya.

Beberapa orang mencoba menanam kembali carica di tempat lain namun yang keluar bukanlah carica namun pepaya biasa. Carica merupakan buah dalam keluarga pepaya namun memiliki bentuk buah yang berbeda.

Jika kita lihat sekilas sangat mirip dengan pohon pepaya, namun buahnya lebih kecil dan bergelombang. Rasa buah mentahnya juga berbeda asam pada dagingnya dan manis keasaman pada bijinya.

Di Wonosobo buah carica menjadi oleh oleh khas Wonosobo paling utama. Biasanya dalam bentuk manisan carica yang sudah dikemas ke berbagai kemasan mulai dari cup hingga botol, rasanya juga nikmat.

Anda akan dengan menemukan pedagang Carica dengan berbagai macam olahan. Bahkan saat tulisan ini dimuat, telah hadir Carica dalam bentuk kripik dan masuk kategori camilan.

Akan tetapi yang paling ikonik tentu saja sirup dengan beberapa potongan buah carica. Disepanjang jalan Kota Wonosobo bisa anda lihat toko, kios, warung hingga penjaja carica yang melimpah.

Jadi selama anda berada di Wonosobo maka tak akan kesulitan mencari kuliner segar ini. Jadikan Carica sebagai cendramata untuk keluarga di Rumah sebagai oleh-olehnya.

Produsen carica di Wonosobo juga banyak salah satu produsen carica di Wonosobo adalah CV Oafindo. Yang sudah memproduksi carica dan dipasarkan dengan agen diberbagai kota.

Carica Sumbing Segar salah satu contoh produk Oafindo. Kika anda penasaran dengan produk carica ini bisa dipesan secara online melalui carica.co.id.

3. Purwaceng

makanan khas Wonosobo

Purwaceng merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Wonosobo. Dan dulu kala merupakan sebuah tanaman obat yang diolah oleh masyarakat sekitar untuk obat berbagai penyakit.

Mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, saraf, otot, mengatasi masuk angin, melancarkan buang air kecil. Serta mengatasi pegal linu dan masih banyak lagi.

Namun yang paling terkenal purwaceng ini dapat digunakan sebagai Viagra tradisional paling mujarab. Di Wonosobo purwaceng sering diolah menjadi teh maupun campuran kopi untuk rasa lebih nikmat.

Sejatinya Purwaceng ini adalah tumbuhan khusus dataran tinggi yang memiliki akar dengan khasiat afrodisiak. Alias dipecaya mampu menambah gairah seksual pada manusia, baik laki-laki atau perempuan.

Dan akar tersebutlah yang kemudian diolah menjadi berbagai macam hindangan. Yang paling populer pada saat ini adalah bahan campuran kopi atau susu purwaceng.

Kala berlibur di Wonosobo atau Dieng, maka Purwaceng inilah yang kerap ditanyakan oleh para wisatawan. Pelancong dari luar daerah pasti akan membeli Purwaceng untuk dijadikan oleh-oleh saat kembali pulang.

Kini Purwaceng Wonosobo telah tersedia dalam bentuk yang lebih praktis. Ada yang dikemas menggunakan botol, sachet, dalam dus dan masih banyak lagi.

Untuk menemukannya pun anda tak perlu bersusah payah, karena stoknya lumayan melimpah. Ketika anda berkunjung ke salah satu Toko Oleh-Oleh di Wonosobo pasti menyediakan Purwaceng.

4. Sagon

sagon

Sagon merupakan salah satu makanan khas Wonosobo dan termasuk ke dalam makanan tradisional. Camlian sagon terbuat dari tepung sagu dengan parutan kelapa dan ditambahkan gula kemudian dipanggang.

Jika anda datang ke Wonosobo sempatkanlah datang ke pasar induk Wonosobo. Disana anda akan menemukan oleh oleh khas Wonosobo yaitu sagon.

Biasanya para pedagang akan berjualan sagon ini satu komplek dan lebih nikmat jika disajikan hangat. Dengan bentuk bulat dan tebal membuat ketagihan konsumen yang memakannya.

Kudapan manis ini bisa jadi pilihan anda dalam menemani waktu santai selama berada di Wonosobo. Tak sedikit orang yang menjadikan Sagon ini sebagai menu sarapan di oagi hari.

Disantap ketika masih hangat maka rasanya pun begitu lezat dan bikin anda ketagihan. Tak cukup bila hanya memakan satu Sagon saja, maka belilah beberapa.

Anda dijamin tak akan kesulitan ketika mencari makanan paling ikonik di Wonosobo. Ada banyak sekali penjaja Sagon di tepian kota Wonosobo.

Namun apabila kesulitan atau bahkan bingung dalam mencari, anda bisa berkunjung ke salah satu kios ini. Lokasi pedagang Sagon, salah satunya berada di Jalan Bhayangkara No.31, Sumberan Selatan, Wonosobo Barat, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Penjaja Sagon di Wonosobo paling banyak adalah pada saat pagi hingga siang hari. Ketika sore atau malam sebenarnya ada saja, namun tak sebanyak ketika hari masih cerah.

Untuk harga pun tak perlu khawatir, Sagon bisanya mematok Rp2.000 – Rp3.000 per pcsnya.

5. Tempe Kemul

tempe kemul khas Wonosobo

Yang ini, adalah paling ikonik, dengan warna kuning terang sebagai salah satu ciri khasnya. Mungkin sekilas pertama melihatnya kita pernah makan makanan ini. Di tempat lain misalnya di purwokerto makanan ini disebut dengan mendoan.

Namun tempe kemul merupakan makanan khas Wonosobo dengan ciri khas tersendiri. Biasanya disajikan dalam bentuk renyah dan terdapat taburan kucai. Rasanya yang nikmat apalagi jika ditambah dengan cabai mentah atau ulegan cabai membuat rasanya semakin nikmat.

Tempe Kemul adalah tempe berbalut tepung yang digoreng kering dan sangat renyah. Ketika digigit maka akan keluar bunyi kress, dan itulah sensasi tersendiri ketika menyantap camilan khas Wonosobo ini.

Nama Kemul sendiri dalam bahasa Jawa berarti Selimut. Yang bisa disimpulkan bahwa gorengan ini adalah tempat yang diselimuti. Mengingat tepung pada gorengan ini cenderung tebal, yang seolah seperti selimut.

Di Wonosobo sendiri ada banyak sekali penjual Tempe Kemul ini. Bahkan disetiap desa atau kampung pasti ada yang menjualnya. Sehingga bagi anda yang ingin mencicipi, akan dengan mudah menemukannya tanpa harus bersusah payah.

Camilan in biasanya tersedia pada penjual gorengan. Semua penjual gorengan di Wonosobo Jawa Tengah pasti menjual tempe kemul.

Soal harga tak perlu khawatir, karena gorengan paling populer di Wonosobo ini sangatlah murah meriah. Harga tempe kemul biasanya memiliki harga mulai dari 500 perak sampai dengan Rp2.000 per pcsnya.

Ada juga yang menjual Rp2.000 dapat 3 gorengan tempe kemull. Seperti gorengan pada umumnya, makanan khas Wonosobo ini paling enak disantap ketika masih hangat.

6. Opak Singkong

opak wonosobo

Bagi sebagian orang pasti asing dengan istilah opak. Namun jika anda datang ke Wonosobo jangan kaget jika disuguhi makanan khas Wonosobo bernama opak.

Opak ini terbuat dari singkong yang dihaluskan kemudian dikeringkan lalu digoreng. Biasanya ditambahkan kucai sebagai taburan. Opak ini banyak diproduksi di berbagai daerah di Wonosobo misalnya krakal, kalibeber dan sebagainya.

Camilan menarik satu ini tersedia dalam beberapa jenis rasa dan juga bentuk. Ada yang original, gurih hingga opak pedas. Bentuknya pun juga tak kalah beragam, mulai dari bulat, lonjong dan lebar seperti kerupuk udang.

Anda bisa membeli Opak Wonosobo ini baik yang masih mantao atau sudah matang dan siap santap. Nikmati setiap kriuk dari Opak enak ini yang bisa jadi cendramata anda saat kembali ke kampung halaman.

Untuk menemukannya pun terbilang mudah, hampir disetiap sudut Kota Wonosobo menjajakannya. Umumnya opak terdapat pada toko atau kios jajanan dan oleh-oleh. Namun bila anda ingin melihat langsung pembuatannya bisa juga, dengan berkunjung ke salah satu desa produksinya.

Mengenai harga tentu sangatlah ekonomis dan tak akan membuat dompet anda jebol. Untuk harga opak yang mentah dipatok mulai dari Rp10.000 per bungkus besar. Sedangkan untuk yang matang dan siap dimakan, harganya mulai dari Rp15.000.

Satu yang pasti, camilan unik ini wajib jadi oleh-oleh khas Wonosobo untuk dibawa pulang ke rumah.

7. Kacang Dieng

kacang dieng

Makanan khas Wonosobo selanjutnya adalah kacang dieng, masyarakat sekitar sering menyebutnya dengan kacang babi. Kacang ini memiliki bentuk yang berbeda dari kacang biasanya.

Kacang Dieng memiliki bentuk yang lebih besar dan biasa digoreng dengan taburan bumbu diatasnya. Rasanya yang gurih cocok untuk oleh-oleh keluarga dirumah.

Orang-orang di luar Wonosobo, umumnya mengenal camilan ini dengan nama kacang koro. Sebenarnya pun sama dengan Koro, hanya saja orang Wonosobo lebih akrab mengenal dengan nama Kacang Babi/Dieng.

Perbedaan kedua kacang ini pun tak terlalu signifikan. Hanya pada rasa bumbu yang dihadirkan berbeda dari Kacang Koro pada umumnya.

Selain itu kemasan yang diberikan pada Kacang Dieng begitu menarik dan memiliki ciri khas tersendiri. Mengenai harga Kacang Babi Dieng, sangatlah terjangkau, biasanya dipatok mulai dari Rp15.000 saja per bungkusnya.

Dan untuk menemukan camilan khas Dieng ini, anda bisa menemukannya dengan mudah. Bisa beli di warung-warung biasa atau pada toko oleh-oleh khas Dieng.

8. Keripik Jamur

keripik jamur

Wonosobo pernah menjadi kota penghasil jamur dengan kuantitas lumayan besar. Banyak berdiri perusahaan berbasis makanan terutama jamur ini.

Banyak juga industri rumahan yang memproduksi jamur menjadi makanan khas Wonosobo berupa keripik jamur. Walau dapat kita temukan di daerah lain namun Wonosobo dari dulu sudah terkenal akan produksi keripik jamurnya.

Mengingat banyaknya produsen jamur di Wonosobo, sehingga camilan ini termasuk dalam oleh-oleh khas Wonosobo. Mudah anda temukan para penjaja Keripik Jamur di Wonosobo ataupun Dieng.

Bila di Dieng, bahkan pada setiap tempat wisatanya pasti ada yang menjual Keripik renyah nan enak ini. Soal harga pun tak perlu diragukan lagi murahnya, karena hampir semua oleh-oleh khas Wonosobo tergolong ekonomis.

Jika di tempat wisata Dieng atau Wonosobo, harga keripik Jamur dipatok dengan harga Rp10.000 per gelas. Sedangkan keripik Jamur Wonosobo dalam kemasan plastik, harganya mulai dari Rp15.000.

Tersedia dalam berbagai rasa yang bisa anda pilih dan sesuaikan dengan keinginan. Saat akan kembali pulang, jadikan Keripik Jamur ini sebagai souvenir tuk keluarga dirumah.

Kerenyahan yang mendominasi akan membuat anda seolah tak bisa berhenti menikmatinya.

9. Dendeng Gepuk

dendeng gepuk

Makanan khas Wonosobo yang satu ini memang banyak ditemukan di daerah lain. Namun ada keunikan tersendiri dari dendeng gepuk Wonosobo ini. Tekstur dan rasa yang dihadirkan benar-benar bakal menggoyang lidah anda.

Bagi anda pecinta kuliner berbahan dasar daging, maka dendeng lezat satu ini wajib banget untuk dinikmati. Dagingnya cenderung lembut dan tak akan membuat anda kesulitan ketika menggigitnya.

Dendeng gepuk terbuat dari daging sapi pilihan dan disajikan menggunakan resep yang turun-temurun. Seiring bertambahnya bulan dan majunya zaman, kelezatan Dendeng Gepuk Wonosobo masih terus terus terjaga.

Pasangan yang nikmat dari dendeng gepuk ini adalah nasi putih hangat dicampur dengan sambal bajak. Saat perut butuh kenyang, maka hidangan Dendeng Gepuk di Wonosobo ini bakal memanjakan rasa lapar anda.

Untuk mendapatkan makanan khas Wonosobo Jawa Tengah satu ini, anda bisa membelinya dengan mudah. Lokasi toko Dendeng Gepuk Wonosobo beralamat di Jl. Bismo Sumberan No.21, Sumberan Utara, Wonosobo Timur, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

Letaknya sangat dekat dari pusat kota Alun-Alun Wonosobo, jaraknya hanya sekitar 1 km. Dan bisa anda tempuh dengan memakan waktu cuma 3 menit perjalanan.

Persis berada di tepi jalan raya, dengan tulisan besar “Toko Dendeng Tivi”. Kios dendeng populer ini selalu buka setiap hari dari Selasa hingga Senin pada pukul 08.00 – 17.00 wib.

10. Nasi Megono

nasi megono

Sebagian besar diantara kita pernah mendengar nasi ini di daerah Pekalongan. Di Wonosobo juga terdapat nasi megono yang banyak dibungkus untuk menu sarapan yang nikmat.

Nasi Megono adalah sajian kuliner khas Wonosobo yang wajib anda cicipi ketika berada di kota Asri ini. Biasa didampingi dengan tempe kemul hangat membuat kita ketagihan untuk menikmati nasi megono ini.

Makanan dari nasi yang dicampur sayur ini biasanya jadi menu sarapan andalan beberapa masyarakat Wonosobo. Untuk harganya pun sangat murah meriah, dan bahkan beberapa dari anda mungkin akan kaget ketika mengetahuinya.

Megono di Wonosobo memili range harga mulai dari Rp2.000 sampai dengan Rp5.000 per porsinya. Jika anda termasuk yang selalu makan dalam porsi kecil, cukup membeli dengan harga Rp2.000 saja.

Untuk yang porsi standar atau normal, maka bisa membeli megono dengan harga Rp3.000 atau Rp4.000. Namun bila anda memiliki porsi makan besar dan harus banyak, bisa beli yang harga Rp5.000.

Sajian nasi lezat ini bisa anda temui hampir di seluruh sudut kota Wonosobo Jawa Tengah. Di setiap kampung atau kelurahan, pasti ada yang menjual menu andalan sarapan ini.

Bahkan ada di salah satu desa Wonosobo, dalam se RT ada setidaknya 3 pedangang nasi megono. Nasi Megono Wonosobo umum tersedia hanya di pagi sampai dengan siang har saja.

11. Geblek

geblek wonosobo

Mungkin sebagian diantara kita akan terheran ketika mendapati makanan khas Wonosobo. Yang biasanya dijual di tukang gorengan berwarna putih dan kelihatan enak, itulah geblek.

Terbuat dari tepung pati yang dicampur dengan taburan daun kucai dan digoreng dengan rasa alot yang nikmat. Masih berada di satu area yang sama dengan Tempe Kemul yakni di pedagang gorengan.

Gorengan berwarna putih ini cukup ikonik dan banyak orang-orang dari luar Wonosobo pasti bertanya-tanya. Yap, Geblek, gorengan ini paling enak disantap ketika masih dalam keadaan hangat.

Geblek Wonosobo ini enak dimakan pada saat suasana apapun. Ditemani apapun, Geblek ini enak-enak aja dan cocok semua. Misal ketika pagi hari, geblek dipadukan dengan minuman hangat seperti teh atau kopi terasa enak.

Pada saat sarapan, nasi megono ditambah geblek juga rasanya tak kalah juara. Satu yang pasti gorengan Geblek di Wonosobo wajib tuk anda coba kelezatannya.

Tuk mendapatkannya pun anda tak harus merogoh kocek terlalu dalam. Harga Geblek beragam, mulai dari 500 perak sampai dengan Rp1.000 per pcsnya. Hampir sama dengan gorengan Tempe Kemul, harga yang dipatok pada penjual gorengan tak berbeda.

Sangat disarankan makan geblek ketika masih anget, karena saat sudah dingin cenderung keras. Dan bagi anda yang memiliki sakit gigi, kurang dianjurkan makan geblek karena mengharuskan aktivitas menguyah secara ekstra.

12. Mie Ongklok Instan

mie ongklok instan
Foto : https://maps.google.com/maps/contrib/105064766384169124884

Tadi diawal sudah membahas soal Mie Ongklok yang termasuk kuliner wajib saat anda berada di Wonosobo. Bila Mie Ongklok Wonosobo biasanya dinikmati langsung di kiosnya, yang satu ini beda hal.

Mie Ongklok Instan dapat anda nikmati kapan dan dimana saja sesuai keinginan. Seperti mie instan pada umumnya, cukup menambahkan air panas untuk membuatnya, sangat mudah sekali bukan?

Yang satu ini bisa jadi alternatif apabila anda ingin membawa cenderamata atau oleh-oleh keluarga di rumah. Makanan khas Wonosobo berupa Mie Ongklok Instan sangat praktis tuk dibawa kemana saja.

Tidak hanya sebagai oleh-oleh, ini bisa juga dijadikan makan sehari-hari. Atau sebagai bekal kemanapun anda pergi, seperti berwisata atau berkunjung ke rumah kerabat.

Secara tekstur dengan yang asli, sangatlah serupa dan mirip, tidak ada perbedaaan signifikan. Anda berminat untuk membelinya? Sangatlah mudah tuk menemukannya.

Hampir di semua toko oleh-oleh Wonosobo pasti menjual Mie Pngklok Instan ini. Atau jika anda ingin berkunjung ke tempat pembuatannya langsung juga bisa.

Lokasi Mie Instan Wonosobo berada di Perumahan Permata hijau No.c. 8, Limbangan, Mudal, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Jarak dari alun-alun Wonosobo hanya sekitar 3,3 km dengan waktu tempuh 8 menit perjalanan saja.

13. Cenil

cenil
Foto : Instagram @cookingwithhel

Baru mendengar namanya saja mungkin sebagian besar dari anda masih bingung atau bertanya-tanya ya. Yap, Cenil namanya, salah satu jajanan di Wonosobo yang favorit dan wajib anda nikmati kelezatanya

Bagi anda yang belum tau Cenil itu apa, ini merupakan makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Cenil bisa menjadi berbagai bentuk, sepert bulat-bulat kecil atau kotak.

Dan kemudian diberi warna sesuai keinginan, bisa merah, hijau, biru, kuning dan banyak lainnya sebelum direbus. Jajanan Cenil biasanya disajikan bersama dengan parutan kelapa dan kemudian ditaburi oleh gula pasir.

Saat anda berada di Wonosobo Jawa Tengah, jangan sampai kelewatan untuk mencicipi Cenil ya. Bisanya camilan berwarna warni ini tersedia pada pedagang kaki lima.

Dengan harga yang sangat-sangat murah meriah, yakni mulai Rp1.000 anda sudah bisa mencicipi Cenil Wonosobo. Manisnya Cenil khas Wonosobo bakal menggoyang lidah anda dengan kelezatannya.

Penasaran dengan rasa Cenil, anda akan dengan mudah menemukan camilan Wonosobo ini. Biasanya para pedagang Cenil ini berada di kawasan sebuah pasar, atau tempat-tempat keramaian.

Namun jika belum menemukan, anda bisa bertanya pada warga sekitar. Karena penjaja Cenil kaki lima rata-rata berpindah dan standby pada tempat yang tidak pasti. Kalau mau yang pasti, anda langsung menuju pasar Wonosobo dan langsung akan menemukan penjualnya.

Kalau akann membeli Cenil, sebaiknya dilakukan pada saat hari masih cerah. Sebab ketika menjelang malan, penjaja Cenil cenderung sulit ditemukan.

 

Video Vlog Makanan Khas Paling Enak di Wonosobo

Cek juga –> paket liburan dieng wonosobo yang murah.

Itulah beberapa makanan khas Wonosobo. Bagi anda pecinta wisata kuliner di Wonosobo jangan lupa untuk menikmati beberapa makanan khas Wonosobo di atas. Masih banyak menu makanan lain yang ada di Wonosobo misalnya aneka rica-rica marmut, enthok dan masih banyak lagi.

Dinginnya Wonosobo memang paling pas bila di isi dengan aktivitas mengunyah, seperti jajan atau bersantap. Nikmatnya kuliner khas Wonosobo bakal memberikan anda pengalaman berkesan dan pastinya sulit dilupakan. Cobalah semua makanan khas Wonosobo yang baru saja anda simak, dengan masing-masing keunikan serta kelezatannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 4 =