Makanan khas Jepara didominasi dengan makanan lautnya. Karena daerah ini berdekatan dengan laut. Serta cuacanya yang lebih panas membuat orang sulit untuk beternak.

Nah, bagi ada pecinta makanan laut kota ini surganya. Mulai dari makanan yang tidak pedas hingga yang super pedas di sini ada. Tentunya semuanya halal dan layak dikonsumsi.

Dari pada berpanjang lebar, simak makanan-makanan yang ada di Jepara berikut ini:

1. Sambal Samtis

Makanan Khas Jepara paling enak
foto: https://budaya-indonesia.org/

Sambal ini adalah makanan khas Jepara yang terbuat dari cabai dan seafood sebagai bahan utamanya. Biasanya sambal samtis sangat lezat jika dicampur dengan udang atau cumi lalu ditambahkan bumbu seperti gula merah, bawang garam dan bumbu lainnya.

Makan sambal samtis begitu spesial karena proses pembuatannya yang cukup lama. Biasanya sambal uleg hanya membutuhkan 10 menit, tapi sambal samtis membutuhkan waktu 2-3 jam untuk proses memasaknya.

Semua bahan seperti cabai, bawang, cumi dan udang yang sudah bersih dipotong-potong lalu dimasak di atas tungku api selama 2-3 jam.

Tunggu hingga warnanya cokelat gelap dan jaga suhunya saat masih dimasak agar tidak terlalu panas. Jika sudah mengental, sambal samtis siap disajikan.

Rasa sambal samtis seperti terasi encer yang dicampur petis dengan rasa pedas yang amat sangat. Saran kami, jika Anda ingin mencoba membuat sambal samtis sendiri perhatikan kadar garam. Karena cumi dan udang pada dasarnya sudah memiliki rasa asin alami dari dagingnya.

2. Bontosan

Makanan Khas Jepara jawa tengah
foto: https://www.instagram.com/marcellaoink/

Makanan khas Jepara murah ini adalah makanan khas rakyat setempat. Bantosan adalah bahan baku pembuatan kerupuk ikan kerapu, yang sering dimakan sebelum dijemur.

Bantosan terbuat dari tepung beras, terigu dan ikan tengiri halus. Semua bahannnya dicampur rata, dibentuk lonjong dan kemudian dikukus. Karena bantosan sudah matang dan layak makan, maka banyak diantara penduduk yang memakannya setelah dikukus dan tidak mengirisnya menjadi kerupuk mentah.

Rasa bantosan sangat renyah dan khas, mirip seperti bakso atau tempura ikan. Biasamya warga Jepara mengonsumsinya dengan cara dicolekkan ke samabl mentah atau kecap.

3. Kopi Tempur

Kopi Tempur
foto: https://www.instagram.com/kafekebon_tempur/

Kopi ini berasal dari desa tempur, yang terlatak di Kecamatan Keling, Jepara, Jawa Tengah. Desa Tempur meruapakan desa wisata yang menjadikan kopi sebagai komoditas ekspor yang membantu perekonomian warga.

Biji kopi yang panen di desa tempur memiliki warna hitam pekat yang sempurna. Tidak mengandung bahan kimia berbahaya atau pewarna. Kopi tempur adalah jenis bubuk kopi robusta yang wanginya sangat khas.

4. Es Gempol

Makanan Khas Jepara yang murah
foto: https://www.instagram.com/makandipati/

Minuman yang menggoda ini adalah menu buka puasa yang sangat digemari warga Jepara. Es Gempol atau es gempol pleret berasal dari Kabupaten Jepara dan telah banyak dikenal oleh wisatawan.

Gempol terbuat dari tepung beras, dan dibentuk menjadi bulat sementara pleret adalah lembaran-lembaran tipis yang menyerupai kulit pangsit yang dikukus hingga matang.

Gampol dan pleret kemudian disajikan bersama dengan santan yang sudah matang, dan jangan lupa ditambah sirup merah yang manis supaya terasa nikmat.

Es Gempol sangat mudah ditemukan di berabgai sudut kabupaten Jepara dan aekitarnya. Es ini juga nikmat jika ditambahkan dengan tape singkong atau nangka.

5. Opor Panggang

Makanan Khas Jepara terbaru
foto: https://www.instagram.com/immawasis/

Makanan khas Jepara paling enak adalah opor panggang. Kendati memiliki sebutan opo panggang, hidangan ini tetap memiliki kuah santan yang kental. Sepintas opor panggang tidak jauh berbeda dengan opor ayam lain, yang biasa disajikan saat lebaran tiba.

Membuat opor panggan Jepara harus menggunakan ayam kampung sebagai bahan utamanya, karena rasanya sangat pas menyatu dengan bumbunya.

Ayam kampung kemudian dimasak bersama dengan kuah opor, baru kemudian dipanggang ke dalam wadah paso.

Jika Anda mengidap asma, sebenarnya tak perlu khawatir karena ayamnya dipanggang bukan dibakar.

Proses pemanggangan dengan paso memberikan cita rasa yang khas, dan akan berbeda rasanya jika dipanggang menggunakan mesin oven.

Opor panggang adalah sajian makanan saat Khataman Al-Qur’an, tapi seiring berjalannya waktu makanan ini ternyata mencuri perhatian banyak orang.

Semua warga setempat seolah ingin meraskan opor panggang tanpa harus ada momen penting. Opor panggang kini juga menjadi daya tarik wisatawan untk mencicipi hidangan khas Jepara.

Baca juga –> Makanan Khas Cilacap Terbaru

6. Adon Adon Coro

Adon Adon Coro
foto: https://www.instagram.com/masha_endeber/

Adon-adon coro adalah minuman yang baisa disajikan untuk menghangatkan tubuh. Karena teksturnya yang kental, terkadang disajikan di atas mangkuk.

Adon-adon coro terbuat dari pandan, marica bubuk, kayu manis, cengkih, lengkuas dan disiram santan.

Minuman ini sudah lumrah dijual di berbagai tempat di Jepara, terutama di alun-alun. Biasanya dijual saat malam hari atau sore hari.

7. Bongko Mento

Bongko Mento
foto: https://www.instagram.com/dapurchacha_/

Makanan khas Jepara Jawa Tengah ini bersal dari Kerajaan Kalinyamat, Keraton Jepara.

Bongko mento adalah dadar tepung beras yang diisi ayam suwir, soun, jamur kuping, dan disiram dengan santan. Biasanya dibungkus dengan daun pisang dan berukuran kecil.

Bumbunya sangat banyak, mulai dari membumbui ayam hingga bumbu halus yang diguanakn untuk dadar tepungnya.

Keanekaragaman bumbu itulah yang kemudian membuat makanan ini menjadi jajanan favorit yang juga tergolong mahal, dibandingkan jajan pasar lainnya.

9. Horok-horok

Horok-horok
foto: https://www.instagram.com/zerlypasanea/

Horok-horok adalah makanan yang terbuat dari pohon aren dan sering menjadi pendamping makanan seperti gulai, opor, sate, bakso, dsb.

Makanan ini hanya ditemukan di Jepara dan tidak ada di tempat lain, meski pohon aren tumbuh subur di seluruh pulau Jawa.

Membuat horok-horok memerlukan waktu yang agak lama. Bahan pokoknya terbuat dari tepung yang berasal dari pohon aren. Tepung aren yang sudah bersih kemudian dikukus hingga matang dan berstektur kenyal.

Konon katanya ketulusan, kebersihan tangan si pemasak horok-horok akan berpengaruh kepada hasilnya. Orang yang tangannya kotor dan membuat horok-horok akan menghasilkan rasa yang berbeda.

Orang yang sedang kesal dan suasana hatinya tidak bagus, hasil akhir horok-horok akan gagal. Kelezatan juga tergantung dari hati seseorang yang memasaknya.

Filosofi ini yang kemudian dipegang teguh oleh orang-orang Jepara, agar terus menjadi pribadi yang baik dalam tindakan dan upaya, agar selalu memberikan yang terbaik untuk orang-orang di sekitarnya.

10. Rondho Royal

Rondho Royal
foto: https://www.instagram.com/naninyusuf/

Makanan khas Jepara Jawa Tengah ini juga bisa disebut sebagai Monyos. Rondho royal adalah makanan ringan yang terbuat dari tepung beras dan tape singkong. Proses memasaknya hanya dengan digoreng dan menghasilkan rasa asam, manis dan gurih secara bersamaan.

Anda bisa menemukan rondho royal di pasar tradisional saat pagi hari atau tempat kuliner alun-alun Jepara. Bahkan beberapa cafe dan restoran saat ini telah menjual makanan ini sebagai menu spesial.

Konon katanya, rondho royal adalah makanan kelas bawah yang saat itu menjadi favorit masyarakat setempat karena tidak mampu membeli daging. Maka mereka mengolah makanan yang ada untuk dijadikan sajian.

Coba juga –> 20 Makanan Khas Jogja Terbaru Paling Enak

11. Sayut Betik

Sayut Betik
foto: https://www.masakapaya.com/

Makanan ini dibuat dari pepaya muda dan daging tetelan sebagai bahan utamanya. Sayur betik banyak di jual di warung prasmanan di Jepara dan menjadi hidangan wajib.

Pepaya yang sudah dipotong kecil-kecil seperti korek, kemudian dimasak menggunakan bumbu, daging tetelan dan santan.

Hotel berbintang dan restoran-restoran besar di Jepara biasanya sudah menyajikan sayur batik ke dalam menu makanan. Sayur betik sudah menjadi ikon kuliner setempat dan menjadi identitas makanan Jepara.

12. Sup Udang

Sup Udang
foto: https://www.instagram.com/dapur_nn/

Makanan khas Jepara terbaru adalah sop udang. Sepintas sop ini seperti tompam, makanan khas Thailand yang sudah mendunia karena teksturnya yang berkuah dan kemerahan.

Tapi ketika lidah mencicipi sup udang ini, rasanya sangat jauh berbeda. Ada rasa bawang, lada dan pala yang berpadu dengan kaldu udang. Jika diaduk, Anda akan menemukan kentang dan wortel sebagai sayur pelengkap.

Konon katanya sup udang di Jepara lahir karena keprihatinan warga setempat yang sulit menemukan daging sapi atau ayam, sementara hasil laut seperti udang melimpah ruah.

13. Pindang Serani

Pindang Serani
foto: https://www.instagram.com/susie.agung/

Pindang serani adalah makanan kuah, seperti gulai ikan yang bening. Makanan pindang serani terasa segar di lidah perpaduan rasa pedas, asam dan manis menjadi satu.

Rasa itu terasa kuat karena bumbunya yang beraneka ragam seperti belimbing wuluh, daun kemangi, tomat, sereh dan bawang.

Masakan ini tersedia di rumah makan Cipto Roso yang berada di di Jalan Doktor Sutomo, Desa Jobokuto, Kecamatan Jepara. Rumah makan Cipto Roso selalu buka pukul 08.00 pagi dan tutup pukul 16.00 WIB.

14. Moto Belong

Moto Belong
foto: https://www.inibaru.id/

Makanan ini adalah camilan khas Jepara yang bentuknya mirip jenang pisang ijoan. Tapi moto belong tidak disajikan bersama dengan kuah santan, melainkan dimakan bersama dengan parutan kelapa.

Moto belong secara harafiah artinya mata melotot. Bentuknya yang lingkaran seperti bola mata membuat warga setempat menamainya sebagai ‘moto belong’.

Pisang utuh yang dikupas kemudian diselimuti oleh singkong halus yang sudah diberi pewarna dan bumbu manis. Pisang yang sudah diselimuti singkong kemudian dikukus hingga matang.

Makanan ini sudah menjadi jajanan pasar yang lumrah. Beberapa acara penting juga sering menyajikan moto belong sebagai snack andalan. Anda biaa menemukan moto belong di sejumlah pusat jajanan di Jepara seperti di alun-alun atau pasar tradisional.

15. Bakso Ikan Ekor Kuning

Bakso Ikan Ekor Kuning
foto: https://www.instagram.com/baksoetc/

Bakso ikan ekor kuning adalah makanan khas Jepara, khawasan kepulauan Karimun Jawa. Wisatawan sangat menggemari bakso ikan ini karena berasal dari ikan yang cantik dan banyak ditemukan di perairan Karimun Jawa.

Cara penyajiannya tidak jauh berbeda dengan bakso pada umumnya. Ada tambahan mie, sayur sawi, sambal atau kecap dan kuah kaldu yang gurih.

Perbedaannya adalah bakso ikannya yang terasa kenyal dan empuk. Teksturnya lembut dan tidak tercium bau amis sama sekali. Wisatawan menyebut Bakso Ikan Ekor Kuning ini sebagai makanan khas Jepara paling enak.

Lihat juga –> 11 Makanan Khas Wonosobo Yang Legendaris

16. Kuluban Khas Jepara

Kuluban Khas Jepara
foto: https://www.instagram.com/andrianaskitchen/

Kuluban adalah makanan khas rakyat Jepara masa lampau dan masih diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Kuluban disajikan dengan sayhur rebus seperti nangka muda rebus, tauge mentah, petai mentah, dan daun kacang panjang.

Semua sayur itu kemudian diberi bumbu kelapa parut. Sepintas makanan ini seperti urap, tapi yang membedakan adalah petai, nangka, dan tauge mentah.

Sajian khas Jepara ini dapat dengan mudah ditemukan di restoran, atau pasar tradisional. Kuluban sudah menjadi daya tarik wisatawan sehingga dapat dengan mudah ditemukan di rumah makan atau hotel berbintang sekalipun.

17. Blenyik

Blenyik
foto: https://www.instagram.com/lydia.pangarsa/

Makanan ringan ini juga memilki nama lain, yakni tempong. Blenyik adalah kumpulan ikan teri kecil yang dibentuk mengepal seperti gorengan bakwan.

Cara memasaknya bisa digoreng atau dikukus dan menjadi lauk pauk. Rasanya akan menjadi lebih enak bila ditambah bumbu balado sambal hijau,

Sajian ini identik dengan makanan musim hujan. Nelayan sering mendapat panen teri saat musim hujan tiba.

Masyarakat kelas bawah di Jepara zaman kolonial sering menumisnya hingga kering dam menyimpannya di dalam toples sebagai lauk yang bisa dikonsumsi berminggu-minggu.

Kini, belnyik bisa dengan mudah ditemukan di toko oleh-oleh atau di kios nelayan tepi pantai.

18. Lontong Krubyuk Khas Jepara

Lontong Krubyuk
foto: https://www.instagram.com/wndyhtbri/

Lontong Krubyuk tergolong sebagai makanan tradisional masyarakat Jepara kawasan Karimun Jawa. Krubyuk artinya air atau genangan air, masyarakat Jepara menyebut hidangan lontong krubyuk karena makanan ini berasal dari sebrang laut (kepulauan Karimun).

Seperti menu lontong pada umumnya lontong Krubyuk dicampur dengan tauge, risan daun sledri, ayam semur yang disuwir, dan disiram kuah bakso.

Rasa lonton krubyuk sangat segar, teruama karena aroma seledri yang menyatu dengan kuahnya. Ayam suwir yang dibumbui kecap memiliki cita rasa yang khas karena aroma kuahnya yang menyatu ke dalam serat daging. Lontong krubyuk banyak ditemui di warung pinggir jalan atau alun-alun saat malam hari.

19. Singit Khas Jepara

Singit Khas Jepara
foto: https://travel.tribunnews.com/

Singit ini terbuat dari daging sapi. Wujudnya mirip sekali dengan rendang, tapi kalau singit ada kuahnya dan rasa kecapnya lebih kuat.

Rasa singit mirip seperti semur kecap, akan tetapi ada rasa pedas yang timbul dari cabai merah. Daging sapi yang tercampur dengan aroma merica putih membuat makanan ini begitu spesial.

Singit biasanya disajikan dengan kuah kental hasil rebusan yang sudah tercampur bumbu selama lebih dari dua jam.

Proses mengempukkan dan melunakkan daging membuat kuah singit terasa sangat enak, karena semua bumbunya dipanaskan dan menyatu dengan rasa daging sapi.

Harganya hanya 15 ribu rupiah saja. Makanan khas Jepara murah ini selalu ludes diburu pembeli.

20. Bakso Bambu Runcing

Bakso Bambu Runcing
foto: https://www.instagram.com/bakso_bambu_jegluk/

Makanan khas Jepara terbaru ini dipopulerkan oleh Subakir, sang pemilik kedai bakso dan soto jegluk. Bentuknya seperti bambu runcing dan porsinya cukup besar untuk dimakan sendiri.

Warga Jepara begitu menggemari makanan ini karena bakdo bambu runcing tergolong murah, hanya sebesar 25 ribu rupiah Anda bisa menikmati bakso bambu runcing.

Kuahnya gurih dan juga menghahgatkan, membuat masyarakat setempat puas makan di kedai milik pak Subakir.

21. Sego Dodok

Sego Dodok
foto: https://www.instagram.com/entong_angkring/

Sego dodok adalan nasi porsi kecil angkringan pinggir jalan. Isi nasi bungkusnya adalah bihun kecap atau oseng pepaya muda. Nasinya dibungkus dengan daun pisang dan rasanya beru saja makan makanan yang belum lama dimasak atau masih fresh.

Setiap angkringan di Jepara menawarkan kurang lebih 15 jenis lauk pauk tambahan seperti gorengan atau sate usus. Orang Jepara menyebut sego dodok karena memang nasi ini dimakan di warung-warung lesehan sehingga terkesan seperti makan jongkok.

Meski kecil, namun nasi ini lezat. Selain itu, makanan ini cocok buat anda yang memang cukup dengan porsi kecil saja. Itung-itung bisa sambil diet.

Review Sebelumnya –> Beragam Oleh Oleh Khas Solo Yang Terkenal

Bagaimana? Sudah tidak bingung dengan makanan khas Jepara kan? Di sini banyak pilihan makanan yang dapat menggoyang lidah dan memuaskan perut. Jangan lupa untuk membeli oleh-oleh untuk dibagikan ke tetangga atau pun teman.

Video Travel Vlog Mendaki Gunung Sindoro Terbaru 2020

REVIEW OVERVIEW
Rasa Masakan
Bagikan Yuk !
Previous articleMakanan Khas Cilacap
Next articleMakanan khas Magelang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here