Turki tidak hanya yang terkenal dengan landscape Maya Sophia atau Blue Mosque dan Topkapi Palace-nya. Berada di wilayah selatan Negara yang berbatasan langsung dengan Asia dan Eropa ini ternyata penuh dengan keindahan yang pantas untuk dikunjungi.

Beberapa kota seperti Adana, Konya, Demre, Myra, dan Antalya adalah beberapa contoh kota di daerah selatan Turki yang selain memiliki pemandangan yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki sejarah serta peninggalan artefak yang mengesankan. Jadi kamu tunggu apalagi, coba kamu cari tiket ke turki sekarang dan nikmati keindahan dan pesona Negara Euroasia ini.

1. Ulu Camii, Adana

Ulu artinya besar, dan Camii berarti mesjid saat diterjemankan dalam Bahasa Indonesia. Mesjid yang dibangun pada abad ke-16 ini memegang rekor sebagai mesjid terbesar di Adana selama 450 tahun sebelum Sabanc? Merkez Camii dibangun. Ulu Camii menggunakan keramik yang sama dengan Blue Mosque. Mesjid ini dahulu memiliki sebuah sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan madrasah. Sekarang, gedung madrasah tersebut sudah dijadikan tempat istirahat bagi para pensiunan dan lansia meluangkan waktu untuk menunggu waktu shalat sembari meneguk teh Turki yang disajikan di gelas yang unik, yang biasa mereka sebut sebagai sexy lady.

2. Cennet & Cehennem

Cennet dan Cehennem, atau lebih dikenal sebagai surga dan neraka terletak di Mersin, Turki. Berada di puncak perbukitan, kami dihadapkan dengan 2 jurang yang sangat dalam. Mereka biasa menyebutnya sebagai Cennet dan Cehennem. Jurang pertama adalah surga yang dapat diakses oleh para wisatawan dengan menuruni 450 anak tangga ke bawah (dengan total 900 anak tangga untuk dapat kembali ke atas). Tak jauh dari sana, terdapat jurang kedua yang mereka panggil sebagai neraka. Luasnya lebih kecil dari surga. Mengapa? Karena menurut cerita, untuk dapat pergi ke surga memerlukan usaha yang lebih baik ketimbang ke neraka. Hmmm ada betulnya juga. Jadi, kalian lebih memilih ke mana? Maksudnya, mau memulai liburan ke tempat wisata yang mana saja?

3. Jembatan Taköprü

Jembatan Taköprü digunakan untuk menghubungkan rute dari Laut Mediterania dan terletak di Sungai Seyhan di kota Adana. Jembatan Taköprü digunakan untuk menghubungkan rute dari Laut Mediterania. Pada tahun 2007, Jembatan Taköprü ditutup untuk kendaraan bermotor. Dan semenjak itu, jembatan ini hanya digunakan untuk para pejalan kaki. Sebagai nilai plus, dari tengah jembatan ini, para wisatawan dapat melihat dengan jelas Sabanci Merkez Camii, yang dikenal sebagai mesjid terbesar di Adana.

4. Sabanci Merkez Camii

Turki merupakan negara mayoritas pemeluk Islam di Eropa sehingga banyak masjid indah yang tersebar diseluruh daerah salah satunya adalah Sabanci Central Mosque. Mesjid ini memiliki 6 pilar di bagian eksteriornya yang di mana biasanya sebuah mesjid hanya memiliki 4 pilar saja. Sabanci Merkez Camii memiliki interior yang sangat indah nan megah ini berada di tempat yang sangat strategis, karena dikelilingi oleh roadway dan railway.

5. Aspendos Theatre

Di kota Demre, Antalya, Turki terdapat amphitheatre yang dibangun pada zaman Yunani dan masih terawat dengan baik. Pada awalnya, amphitheatre ini dibangun sebagai hasil sayembara yang dibuat oleh sang raja untuk memilih pria untuk putrinya. Interior amphitheatre ini menyimpan patung para dewa Yunani yang sekarang mayoritas berada di museum. Tak jauh dari sini, terdapat bangunan peninggalan Aquaduct yang berfungsi untuk mengalirkan air dari pegunungan langsung ke para penduduk di desa. Pada tahun 2006, theatre ini masih bisa digunakan untuk opera dan balet oleh Ankara State Opera and Ballet dan Mersin State Opera and Ballet.

6. St. Nicholas Church

Gereja ini dinamakan sebagai St. Nicholas karena konon kabarnya, di sini-lah asal mula St. Nick, atau yang lebih dikenal sebagai Santa Claus menjalankan hidupnya. Gereja ini tetap menjaga kualitas lukisan mural yang masih terlihat segar di dinding dan keramik yang berada di lantai. Di pojok gereja ini terdapat makam dari St. Nickholas dari Myra yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara.

7. Tombs of Myra

Tak jauh dari Gereja St. Nicholas, terdapat peninggalan amphitheatre lainnya. Karena letaknya yang bersinggungan dengan perbukitan, disini juga terdapat makam para leluhur yang berada di dinding tebing. Konsep dari makam yang berada di bukit ini adalah semakin tinggi status sosial mereka, maka secara otomatis mereka akan berada di bukit yang lebih tinggi agar bisa lebih dekat dengan para dewa.

Video Travel Vlog Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here