Wisata Telaga Pengilon – Bukit Dieng, atau kawasan Dieng Plateu merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi di daerah Jawa Tengah dan terletak di antara dua kabupaten yakni Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.

Karena selain lokasinya yang adem seperti halnya di puncak Bogor, atau kawasan perbukitan lainnya, Dieng Plateu juga menawarkan beragam destinasi wisata dengan beragam fasilitas yang memadai.

Selain wisata pegunungan, di kawasan ini juga banyak terdapat wisata air misalnya telaga. Beberapa telaga yang populer di antaranya, wisata telaga Menjer, wisata telaga Warna, wisata telaga Pengilon, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Masing-masing telaga memiliki daya tarik sendiri untuk dikunjungi, misalnya jila telaga Menjer terkenal karena airnya yang hijau, telaga pengilon ini terkenal karena memiliki air yang sangat jernih dengan lokasi yang dikelilingi perbukitan.

Dibandingkan dengan telaga Warna yang mengandung banyak belerang, air di telaga Pengilon sangat jernih sehingga memungkinkan tumbuhnya beragam ikan dan banyak dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai tempat memancing dan sumber mata air untuk pertanian.

Baca Juga >> 13 Tempat Wisata di Wonosobo Selain Dieng

Asal Usul Nama Telaga Pengilon

Setiap tempat yang bernama tentu memiliki asal susul sejarah bagaimana bermula, termauk juga Telaga Pengilon Dieng yang diambil dari kata telaga yang berarti danau, sedangkan kata pengilon diambil dari Bahasa Jawa yang memiliki arti cermin atau kaca sebagai kata benda, dan ngilo atau bercermin sebagai kata kerja.

Hal ini dikarenakan telaga Pengilon ini memiliki air yang sangat jernih dan tidak mengandung berbagai zat kimia seperti belerang misalnya. Karena itulah kemudian diberi nama sebagai telaga pengilon, yang artinya yakni telaga cermin.

Sejarah Telaga Pengilon

Dan sebagaimana lokasi-lokasi wisata lainnya, wisata Telaga Pengilon ini pun memiliki sejarah sendiri, atau katakanlah mitos yang muncul dan dipercayai sebagai kebenaran di masyarakat.

Di ceritakan, pada zaman dahulu kala terdapat Ratu Penguasa Samudera yang memiliki puteri cantik. Namun suatu ketika, terdapat ada dua ksatria yang memperebutkannya. Kemudian Ratu memberikan syarat berupa sayembara dimana siapa yang bisa membuat danau cantik, dialah yang berhak memperistri sang putri.

Dalam sayembara itu kedua ksatria berhasil membuat danau. Ada yang membuat danau dengan cepat, dan ada juga yang lambat namun hasilnya bagus dengan air yang sangat jernih.

Mulanya, Ratu memilih ksatria pertama, namun kemudian karena si putri terpesona dengan keindahan danau yang dibuat oleh ksatria kedua, maka keputusan Ratu pun dicabut.

Danau yang mampu membuat putri terpesona inilah yang kini kita kenal sebagai danau Pengilon.

Kemudian keduanya mandi di sana, dan seluruh pakaiannya ditanggalkan di ranting pepohonan dan tertiup angin. Seluruh pakaian tersebut melayang hingga terbentuknya warna hijau.

Telaga yang berwarna hijau itu yang kemudian diberi nama sebagai Telaga Warna. Namun tentu, sejarah di sini hanya sebatas legenda yang hadir di masyarakat dan belum terbukti keasliannya.

Letak Telaga Pengilon

Dua telaga yang disbeut juga sebagai telaga kembar ini snagat berdekatan, wisata Telaga Pengilon sendiri letaknya berada di sebelah selatan telaga Warna dan juga bersebalahn dengan Situs Gia Dieng.

Baca Juga >> Oleh Oleh Khas Wonosobo dan Dieng yang Terkenal

Dari pintu masuk menuju Telaga Pengilon ini hanya berjarak sekitar 300 meter dengan menyusuri jalan setapak. Lebih tepatnya, teaga ini berlokasi di Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo Jawa Tengah dan hanya berjarak sekitar 1 Km dari kawasan wisata Candi Dieng. Sementara untuk masuk ke telaga pengilon ini, kalian hanya dipatok harga tiket sekitar 10,000 rupiah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here