Home Wisata Kuliner Bingung Akhir Pekan Mau Kemana? Yuk Cobain Gelatossimo di GWK Bali

Bingung Akhir Pekan Mau Kemana? Yuk Cobain Gelatossimo di GWK Bali

Beberapa hari yang lalu, saya coba browsing di Internet. Apa saja yang bisa saya temukan di Bali selain pantai. Dari daftar panjangnya, ada satu tempat yang membuat saya terkesan dan penasaran untuk mengunjunginya. Tempat tersebut adalah Garuda Wisnu Kencana yang konon saat ini tampil dengan wajah baru.

Perjalanan panjang pun saya lalui. Mulai dari naik Kereta Api Wijayakusuma dari Jogja turun di Banyuwangi selama 12 jam. Kemudian, lanjut menggunakan kapal ferry selama 1 jam. Selanjutnya, naik bus menuju ke GWK kurang lebih 3 jam. Akhirnya, saya tiba di tempat tujuan dengan rasa takjub.

Bagaimana tidak? dari tempat saya turun, patung Garuda Wisnu Kencana sudah bisa saya lihat walaupun hanya kecil. Setelah membayar 125 ribu rupiah. Saya sudah disambut dengan tiga patung Begawan Kashyapa berserta kedua istrinya.

Lebih Baik Jalan Kaki, Lebih Sehat

Dari sini, sebenarnya sudah ada shuttle yang siap mengantarkan kamu kemana pun dengan harga 30 ribu rupiah. Atau bus kecil yang mengantarmu dari parkiran ke plaza begawan. Tetapi, saya lebih memilih berjalan kaki. Bukan karena mau ngirit ya, Tetapi, pemandangan kanan dan kiri disertai dengan semilir angin sungguh syahdu loh.

Tempat pertama, dari jalan kaki saya adalah singgah di Commercial Strip. Ada banyak sekali tenant yang menjual banyak sekali souvenir khas Bali. Harganya pun bisa kamu tawar lho. Mulai dari 10 ribuan rupiah saja. Pepohonan rindangnya mampu melindungi kamu dari sinar matahari lho.

Setlah puas melihat-lihat, ada satu barang yang saya beli. Saya melanjutkan perjalanan, masuk ke kencana souvenir yang lebih elegan dan studio photo. Disini, kamu bisa menyewa baju bali dengan background Garuda Wisnu Kencana.

Bila kamu tidak  ingin masuk ke tempat ini, kamu bisa melanjutkan perjalanan langsung ke plaza Kencana. Dimana, banyak patung garuda dan tempat bernuansakan Bali yang bisa dijadikan sebagai Background lho.

Menikmati Sajian Lezat di Jendela Panoramic Resto

Sampai disini, saya sudah capek dan ngos-ngosan. Oleh karena itu, saya tidak menuju ke Amphiteater tempat berbagai pertunjukan dilangsungkan. Tetapi, saya memilih pergi ke Jendela Panoramic Resto.

Sebenarnya, ada berandan restaurant dan juga food court yang juga menyediakan berbagai macam menu makanan. Tetapi, pilihan saya jatuh ke Jendela Panoramic resto karena tempatnya yang sangat instagramable. Disini, kamu bisa melihat pemandangan kota Bali dan juga ornament-oranament yang seru. Selain itu, instrument rindik dan musik bali bisa kamu dengarkan hampir setiap waktu/

Saat berkunjung kesini, tidak terlalu penuh. Mungkin, masih siang hari jadi, belum banyak yang datang. Karena, dengan sajian semenarik ini, paling tepat berkunjung pada sore hari hingga malam hari. Apalagi, saat malam banyak pertunjukan yang disajikan.

Jendela panoramic resto juga menyediakan paket wedding ceremony juga lho. Dengan tempat semenarik ini, rasanya pesta pernikahan akan berjalan sangat romantis. Jadi, sedikit halu menikah dengan kekasih hati di tempat ini. Tapi, kapan ya bisa terlaksana?

Sudah cukup melihat berbagai macam menunya. Akhirnya, saya memilih makanan tradisional seperti ayam betutu dan juga sate lilit dan fresh juice. Saat semua menu yang saya pesan datang, rasanya memang luar biasa. Ingin rasanya nambah menu lainnya,  karena masih ada western. Hanya saa perut saya sudah tidak muat.

Kenyang dengan berbagai sajiannya, saya kembali berjalan melewati dua tempat makan yang saya sebutkan diatas. Kondisinya memang lebih ramai. Tetapi, tetap tidak semenarik jendela panoramic resto.

Spot Instagramable lainnya

Tanpa terasa, saya sudah sampai di kura-kura plaza lho. Tempat instagramable lainnya dengan kolam yang ada ditengahnya. Disini, saya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk foto-foto. karena, patung kura-kura yang ada disini sayang untuk dilewatkan.

Puas dengan banyak foto untuk stock instagram, saatnya melanjutkan perjalanan menuju Plaza Wisnu yang konon menjadi lokasi tertinggi di GWK Lho. Disini, kamu bisa melihat patung kepala wisnu dengan tinggi mencapai 20 meter. Tempat ini pula, menjadi salah satu kawasan terbaik melihat matahari terbenam.

Masih disekitar kawasan ini, kamu bisa melihat lotus Pond dimana, disini kamubisa mencoba segway fun ride yang hanya bisa dinikmati mulai pukul 10 pagi hingga 5 sore. Atau bisa juga naik skuter berkeliling, flying fox, dan sepeda gantung yang sangat seru. Saya pun mencoba segway dengan rute zig-zag yang disediakan. Sulit tapi seru sekali lho. Sayangnya kamu hanya diberi waktu 15 menit sampai 20 menit saja. Tidak jauh dari sini, kamu juga bisa melihat monumen perdamaian

Berjalan lagi beberapa meter, kamu akan disambut dengan festival park dari sini kamu bisa berjalan di kawasan pedesaan. Dimana, jalan menuju ke GWK yang megah dan merupakan yang tertinggi nomor 3 di dunia ini bisa terlihat sempurna. Sayang, saya sampai disini sekitar pukul 2 siang.

Jadi, momennya kurang begitu menarik. Seharusnya, sampai disini sekitar pukul 4 sore, biar bisa menghabiskan banyak foto disini. Saya mencoba untuk naik ke atas, tetapi setelah beberapa menit kemudian, saya urungkan. Karena, antriannya banyak sekali. Seharusnya tadi saya kesini dahulu baru berkeliling.

Jangan Lupa Mampir Ke Gelatossimo

Perjalanan pulang saya kembali jalan kaki menyusuri jalan setapak yang cantik dan menawan. Walaupun, lelah dan banyak keringat Namun, tidak terasa karena pemandangan yang ciamik. Saya melewatkan makan di Indraloka Garden. Konon tempat makan romantis yang ada di GWK.

Saya lebih tergiur dengan Gelatossimo. Es krim khas italia yang ada di surya kencana Souvenir. Tetapi, sebelum sampai disana, saya singgah sebentar untuk foto-foto di street Theater, konon banyak pengunjung yang menjadikan tempat ini sebagai kunjungan terakhir lho. Tempatnya memang instagramable banget.

Move on dari Strees Theater, memasuki Gelatossimo saya langsung menundukkan kepala. Karena, disini begitu rame dan harus antri. Banyak rombongan yang tempat duduknya dijadikan satu sehingga, kalau kalau mau pesan harus keras bicaranya. Karena saya suka Gelato, bolehlah untuk 20 menit sampai 30 menit. Tempatnya kecil tetapi, sangat klasik.

Mungkin, karena itu banyak pengunjung yang datang kesini. Setelah sabar menanti. Ahirnya, saya memilih beberapa menu Gelato yang saya suka. Harganya mulai dari 25 ribuan saja lho. Kalau dari rasanya, jujur begitu enak dan nikmat.

Sangat lembut dengan takaran susu yang pas. Buah raspberry yang saya pesan juga tidak pelit sangat banyak. Selain Gelato, saya juga membeli hot dog lho. Maklum, mumpung masih promo. Jadi, saya hanya bayar 35 ribu saja tadi.

Itulah sepenggal perjalanan saya di GWK yang baru. Satu hal yang saya tidak akan pernah lupa adalah spot-spot foto yang banyak banget, Jadi, jangan sampai batu kamu habis atau memori sampai penuh ya.

Semua tempat makannya juga enak, apalagi Gelatonya. Pelayanannya ramah-ramah jadi betah berlama-lama disana. Satu pesan untuk kamu, jangan pergi sendirian, ajak teman, saudara atau keluarga kesini.

Vlog Ke Pantai Karang Bolong Terbaru 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here