oleh oleh khas semarang – Mengunjungi suatu kota yang baru tentu tidak lengkap jika belum berburu oleh-oleh khas daerah tersebut. Selain untuk menghibur kerabat yang tak bisa ikut serta, oleh-oleh juga bisa dijadikan sebagai kenang-kenangan dan disimpan sendiri di rumah.

Saat ini ada banyak pilihan oleh-oleh yang bisa Anda beli dan bawa pulang ke kampung halaman. Kreatifitas warga yang menghasilkan souvenir-souvenir unik pun bisa disimpan untuk mengingatkan akan kota tersebut.

Berbagai jenis cemilan yang hanya dijual di daerah itu dan menjadi ciri khasnya juga wajib untuk dibawa pulang. Begitu pula ketika Anda sedang berkunjung ke Semarang, ibukota Jawa Tengah, entah untuk urusan pekerjaan maupun liburan, sempatkanlah membeli oleh-oleh.

Pusat pertokoan yang menjual oleh-oleh di Semarang pun berada di tempat yang strategis dan memudahkan Anda untuk membelinya.

14 Oleh Oleh Khas Semarang

Ada banyak ragam oleh-oleh khas Semarang yang bisa Anda jadikan alternatif pilihan ketika sedang berada di sana. Sehingga suasana kota bersejarah ini tetap terasa bahkan hingga saat Anda sudah kembali ke rumah. Di bawah ini akan kami sajikan beberapa pilihan oleh-oleh untuk Anda.

1. Tahu bakso

 khas Semarang murah
foto dari @evisusdiani

Tahu bakso adalah salah satu kudapan favorite warga Semarang dengan rasa gurih dan sangat lezat. Tahu bakso banyak ditemukan di semua sudut Kota Semarang. Namun yang paling terkenal dan selalu laris manis adalah Tahubaxo Ibu Pudji.

Warung ini seakan tidak pernah sepi karena banyak yang membeli tahu baksonya sebagai buah tangan. Untuk dibagikan kepada teman dan kerabat. Oleh-oleh khas Semarang murah ini memang memiliki cita rasa yang berbeda dan dijamin kehalalan serta kelezatannya.

Tahu bakso rebus bisa bertahan selama 24 jam sedangkan jika diletakkan di freezer makanan ini bisa bertahan hingga tiga hari. Untuk tahu bakso goreng tetap bagus dan layak konsumsi selama dua hari sejak pembelian meskipun diletakkan di suhu ruangan.

Harganya sangat terjangkau, untuk tahubaxo rebus sekotaknya diberi harga 35.000 sedangkan yang goreng hanya 37.000 saja. Di outlet Tahubaxo Ibu Pudji juga tersedia beraneka makanan lain yang bisa Anda santap di tempat.

2. Torakur (Tomat Rasa Kurma)

foto dari @tokurasus

Saat ini di Semarang tengah hits produk makanan baru yang memiliki cita rasa unik dan mulai banyak diburu. Kudapan yang memiliki rasa manis ini diberi nama torakur, atau tomat rasa kurma.

Tunggu, sedang memuat. . .

Jajanan ini dicetuskan oleh Ibu Sri Ngestiwati yang beralamat di Dusun Ampel Gading, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Sekitar tiga hingga empat kwintal tomat diolah di industri rumahan ini setiap bulannya dan meningkat hingga 30% di bulan Ramadhan.

Sebenarnya torakur merupakan manisan dari buah tomat, namun karena rasanya mirip kurma membuat banyak masyarakat yang penasaran ingin mencicipinya.

Dalam satu kemasan torakur dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu berkisar 12.000 rupiah saja. Bahkan karena keunikannya, kudapan ini banyak dipesan hingga ke luar Kota Semarang.

Baca Juga: 20 Tempat Wisata di Semarang Terbaru dan Paling Menarik

3. Bandeng Presto

oleh-oleh khas Semarang yang enak
foto dari @oleholeh_semarang

Bandeng presto adalah satu dari sekian banyak oleh-oleh khas Semarang yang enak dan paling banyak diburu wisatawan. Sesuai dengan namanya makanan ini memang berbahan dasar ikan bandeng (Chanos chanos) yang dipresto atau diuapkan dengan tekanan tinggi.

Cara pengolahannya adalah dengan meletakkan ikan di panci yang dapat dikunci dengan rapat. Panci tersebut terlebih dahulu sudah diberi air yang kemudian dipanaskan hingga benar-benar mendidih. Uap yang dihasilkan dari air mendidih itulah yang akan memasak ikan bandeng di atasnya.

Sebelum dilakukan proses presto, ikan bandeng terlebih dahulu dibumbui dan dibungkus dengan daun pisang. Bumbu yang biasa digunakan untuk melumuri ikan bandeng tersebut adalah bawang putih, kunyit, dan garam.

Setelah dipresto duri-duri yang sangat banyak terdapat dalam ikan bandeng menjadi lunak dan dapat dimakan. Itulah yang membuat bandeng presto menjadi diminati oleh banyak orang.

4. Roti briliant

oleh-oleh khas Semarang tahan lama
foto dari @brilliancreative

Perjalanan pulang yang jauh mungkin membuat Anda membutuhkan oleh-oleh khas Semarang tahan lama yang tetap bisa disantap meski telah berhari-hari. Tidak perlu pusing, saat ini di Semarang telah ada briliaant cake, kue legit khas Semarang yang tahan hingga 60 hari.

Bahkan jajanan ini telah mencatatkan diri di MURI sebagai kue tanpa pengawet yang mampu bertahan sangat lama. Briliant cake ini tetap memiliki rasa yang sama sejak pertama dibeli hingga dua bulan kemudian.

Kue yang memiliki cita rasa khas dan tidak menimbulkan eneg meskipun dimakan berkali-kali ini dijual dengan harga 100.000 an rupiah. Terdapat beberapa varian rasa yang bisa disesuaikan dengan selera Anda, yaitu coklat, keju, kismis, almond, browneo cream, dan browneo coklat.

Untuk mendapatkan kudapan favorit ini Anda bisa mengunjungi outletnya yang tidak jauh dari simpang lima. Toko tersebut sudah buka sejak pagi, yaitu pukul 07.30 dan baru tutup di malam hari pukul 21.00 wib.

5. Kue Mochi

Oleh-oleh khas Semarang
foto dari @bursapoker

Oleh-oleh khas Semarang yang satu ini memang dikenal berasal dari negeri seberang. Namun ternyata saat ini kue manis ini telah banyak diproduksi.

Kue yang terbuat dari tepung ketan dan berbentuk bulat dengan kacang cincang dan gula di dalamnya. Ternyata sukses menarik minat wisatawan. Rasanya yang kenyal ditambah wijen yang memenuhi permukaan membuat sensasi tersendiri di lidah siapa saja yang mencobanya.

Kue mochi yang paling digemari terletak di Jalan Kentangan Barat nomer 101, Semarang dengan nama brand Moachi Gemini. Kue ini tetap layak dikonsumsi hingga seminggu setelah pembuatan meskipun diolah tanpa menggunakan pengawet.

Baca Juga: Candi Gedong Songo Peninggalan Sejarah Indah di Semarang

6. Roti Ganjel Rel

Makanan kering khas semarang
foto dari @daliessiangadi123

Makanan kering khas semarang ini memang memiliki nama yang unik dan membuat banyak orang penasaran. Roti dengan rasa manis ini dinamai ganjel rel. Karena teksturnya yang bantat serta padat ditambah bentuknya yang mirip dengan bantalan rel.

Nama asli roti peninggalan Belanda ini sebenarnya adalah roti gambang. Karena bentuknya yang mirip alat musik gambang, namun nama itu kalah populer.

Roti ganjel rel memiliki cita rasa yang manis karena terbuat dari campuran gula aren. Sangat cocok sebagai teman minum teh ketika sarapan.

Sayangnya roti ganjel rel ini agak sulit ditemui, hanya Pasar Johar dan beberapa toko oleh-oleh yang menjualnya. Hal tersebut dikarenakan saat ini banyak yang tidak terlalu menyukai roti berbentuk kotak dengan taburan wijen di atasnya itu.

Menurut sebagian orang, roti ganjel rel terlalu alot dan keras, padahal menurut ahli kesehatan, tekstur semacam itu baik untuk pencernaan.

Akan tetapi roti ini selalu menjadi rebutan saat perayaan dugderan, yaitu penyambutan bulan Ramadhan.  8.000 potong kue pun tidak cukup dibagikan kepada masyarakat yang percaya kue ini dapat membuat ibadah puasa tidak mendapat ganjalan.

7. Lumpia

 Makanan khas Semarang yang terkenal
foto dari @pamanlompez

Ingat lumpia, ingat Semarang, begitu pula sebaliknya. Makanan khas Semarang yang terkenal ini memang tidak boleh dilewatkan ketika sedang berada di ibukota Jawa Tengah tersebut.

Ikon wisata kuliner Kota Semarang ini banyak dijual di hampir semua tempat dan sudut kota. Lumpia terbuat dari bambu muda (rebung), udang segar, atau daging ayam yang dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung.

Harga satu buah lumpia sangat bervariasi, mulai dari 2.000 hingga 12.000 rupiah. Tergantung lokasi dan penjual serta isi dari lumpia tersebut.

Namun bagi Anda yang beragama Islam ada baiknya mencari lumpia yang memiliki sertifikat halal dari MUI. Mengingat di Semarang tidak hanya ditempati oleh muslim saja.

Tetapi jika Anda ingin mencicipi kuliner ini yang masih menggunakan resep asli, pergilah ke Gang Lombok di kawasan Pecinan. Di sana disediakan lumpia dengan kemasan dalam besek atau kotak dari bambu.

Baca Juga: Brown Canyon, Pesona Grand Canyonnya Semarang

8. Wingko babat

oleh-oleh khas Semarang
foto dari @iheartpku

Wingko babat yang merupakan salah satu oleh-oleh khas Semarang yang cukup populer ternyata berasal dari Lamongan, tepatnya Kecamatan Babat. Namun saat ini kudapan gurih ini telah banyak dijual dan bahkan lebih dikenal sebagai oleh-oleh khas Semarang.

Hal tersebut berkat jasa dari Nyonya Mulyono yang mengenalkan kue khas daerah asalnya dan menjualnya di Semarang. Awalnya Nyonya Mulyono menjual wingko di sekitar Stasiun Tawang.

Hal itulah yang memberi ide pemberian nama Wingko Babat Cap Kerea Api. Saat ini toko wingko babat Nyonya Mulyono tersebut buka di Jalan Cendrawasih nomor 14, Semarang.

Cemilan ini memiliki bentuk bulat dengan warna putih di tengah dan kuning kecoklatan di permukaannya. Wingko babat memiliki rasa gurih dan legit yang sangat khas.

Hal tersebut karena kue ini terbuat dari kelapa muda pilihan dan gula putih secukupnya. Wingko yang biasa dijual di toko oleh-oleh memiliki cukup banyak varian rasa. Diantaranya adalah nangka, aren, durian, choco chip, pisang, maupun original.

9. Kue Sarang Madu

foto dari @veronicadhani

Masih oleh-oleh khas Semarang berupa cemilan, kali ini kami perkenalkan kepada Anda kue sarang madu. Kue ini memiliki bentuk seperti sarang burung ini memiliki rasa manis kerana disiram gula merah di atasnya.

Bahan pembuatannya sangat sederhana, yaitu tepung beras, santan, dan tentu saja gula merah. Jika Anda membawanya dalam perjalanan, sebaiknya diletakkan di tempat yang aman, karena kudapan yang renyah ini sangat mudah hancur.

Kue sarang madu ini banyak ditemukan di toko oleh-oleh yang terdapat di ibukota Jawa Tengah tersebut. Kue dengan rasa manis yang enak ini cukup tahan lama dan tetap bisa dikonsumsi selama dua bulan setelah pembuatan.

Harganya pun terhitung murah dan sangat terjangkau. Untuk 1 dos kue sarang madu dijual seharga 32.500 rupiah saja.

Baca Juga: Umbul Sidomukti Bandungan dan Pondok Kopi Semarang

10. Batik Semarang

kerajinan khas Semarang
foto dari @batik_af

Kota batik memang berada di Pekalongan, dan motif batik yang cukup dikenal biasanya berasal dari Jogja dan Solo. Namun bukan berarti Semarang tidak memiliki batik.

Batik Semarang yang merupakan salah satu kerajinan khas Semarang yang memiliki beragam motif yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Motif-motif yang dijadikan andalan dalam pembuatan batik semarang antara lain tugu muda, lawang sewu, dan wewe gombel.

Kerajinan ini banyak dijual di Kampung Batik Semarang yang terletak di Jalan Patimura Semarang, tepatnya di Bundaran Pasar Bubakan. Batik Semarang ini mulai dihidupkan kembali oleh pemerintah pada tahun 2005 setelah sebelumnya dua kali dihancurkan oleh Jepang dan Belanda.

Menurut catatan sejarah, sentra batik di Kota Semarang sangat berkembang ketika tahun 1919-1925. Hal tersebut dikarenakan sulitnya memperoleh pakaian sehingga masyarakat berinisiatif untuk menciptakan sandang sendiri dan terbentuklah batik Semarang.

11. Berburu Souvenir di Pasar Johar

Souvenir khas semarang murah
foto dari @ardy_omahsouvenir

Pasar Johar merupakan tempat untuk membeli berbagai macam Souvenir khas semarang murah dan lengkap. Pusat jual beli di Kota Semarang ini memiliki komoditi yang sangat lengkap. Dan menjadi salah satu surga belanja di kota ini.

Pasar Johar terletak di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang dengan posisi yang sangat strategis karena berada di pusat kota.

Maka tak heran jika Pasar Johar selalu dipadati oleh pengunjung yang mencari berbagai macam kebutuhan. Selayaknya pasar pada umumnya, harga barang-barang di sini sangat murah dan bisa ditawar sewajarnya.

Pada tahun 1930-an, pasar Johar sempat berjaya dan menjadi pasar termodern serta terbesar se-Asia Tenggara. Ia juga sempat menjadi sentra perdagangan di Jawa Tengah yaitu sekitar tahun 1980-an. Yang menjadikannya memiliki peran penting bagi perkembangan ekonomi Semarang.

Akan tetapi karena beberapa faktor pasar ini mulai kehilangan pamornya, terutama setelah kebakaran hebat beberapa tahun yang lalu.

12. Kaos khas semarang

leh-oleh khas Semarang selain makanan
foto dari @ikikuwi

Jika Anda mencari oleh-oleh khas Semarang selain makanan karena ingin sesuatu yang tidak pernah habis, beli saja kaos khas Semarang. Kaos ini tentu akan mengabadikan kenangan Anda saat berada di Semarang serta memberi kesan baik bagi siapa saja yang menerimanya.

Memang saat ini hampir semua daerah memiliki kaos khas. Namun tentu saja Anda tidak bisa mendapatkan yang bertuliskan Semarang di tempat lain. Karena itu dengan memiliki kaos Semarang seolah menjadi bukti bahwa Anda pernah ke ibukota Jawa Tengah ini.

13. Gedung Dekranasda

foto dari @faysal_ramadhan

Sebagai kota yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Semarang mulai mengembangkan sebuah gedung yang menjajakan beragam oleh-oleh yang memberi kenyamanan bagi pengunjungnya.

Gedung Dekranasda yang baru diresmikan tanggal 15 Oktober 2012 lalu oleh Bibit Waluyo. Gubernur Jawa Tengah yang menjabat saat itu.

Gedung Dekranasda ini dibangun di wilayah yang cukup strategis. Yaitu di Jalan Pahlawan Nomor 8, Semarang, tidak jauh dari Simpang Lima.

Berbagai produk dan aksesori dengan harga yang bervariasi dijual di ruangan yang bersih dan megah. Anda bisa menemukan batik, tenun, kaos, tas, aksesoris dengan harga ribuan hingga jutaan rupiah.

14. Jalan Pandanaran

oleh-oleh khas Semarang
foto dari @anaknomor5

Untuk lebih memudahkan Anda dalam mencari oleh-oleh khas Semarang, pergilah ke Jalan Pandanaran, Semarang. Di sepanjang jalan berdiri banyak toko dan pusat oleh-oleh yang saling bersaing secara sehat.

Jalan ini sangat strategis karena menghubungkan Tugu Muda dengan Simpang Lima. Jalan Pandanaran sendiri sudah memiliki banyak toko pelopor sejak tahun 1970-an dan sampai sekarang masih meramaikan wilayah ini. Berbagai macam oleh-oleh khas Semarang dijajakan di daerah ini, mulai dari makanan hingga beragam souvenir.

Ada banyak sekali, bukan, oleh-oleh khas Semarang yang bisa Anda beli sebelum meninggalkan kota ini? Anda bisa memilih hendak membeli buah tangan yang berbentuk makanan maupun souvenir lain.

Wisata Kuliner lainya:

Tetapi jangan lupa sebelum membeli oleh-oleh terutama yang berupa makanan untuk selalu memperhatikan tanggal kadaluarsanya. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar makanan tersebut tetap layak konsumsi ketika Anda telah tiba di rumah.

Dan pastikan Anda berhati-hati ketika membawanya di jalan. Agar bentuk cendera mata yang Anda beli masih sama seperti ketika baru bertransaksi.